Pelantikan ISNU Cabang Surabaya Patahkan Stigma bahwa NU adalah Ormas Kampungan


Pengurus Ikatan SarjanaNahdlatul Ulama (ISNU) Cabang Surabaya masa bhakti 2018-2022 resmi dilantik oleh Ketua Umum ISNU Dr. Ali Masykur Musa, MSi Minggu, 17 Februari 2019 di BG Jungtion Mall Surabaya.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci al quran. Dilanjutkan dengan lagu kebangsaan. Berlanjut menyanyikan yang diciptakan KH. Wahab Hasbullah dan diakhiri dengan lagu Himne ISNU ciptaan Dr. Ali Maskur Musa, MSi.

Lagu dan himne itu rupanya membuat panitia bahagia dan bersemangat untuk mensukseskan acara pelantikan dan Seminar UMKM. “Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran seluruh pengurus dan anggota ISNU. Mohon maaf jika ada kekurangan,”ujar Ardy Maulidi N Ketua Panitia diatas panggung.

Kemudian Dr. Nurul  Jadid jadi ketua ISNU Cabang Surabaya 2018-2019 menyatakan siap untuk bekerja setelah acara pelantikan ini. Ada sekitar 70 pengurus  baru. Semoga nantinya seluruh pengurus siap menjalankan tugas.

Sambutan yang disampaikan Dr. Nurul Jadid selaku ketua ISNU Cabang Surabaya yang baru menjadikan seluruh undangan yang hadir muncul semangat dan senang dalam hatinya.Suasana semakin meriah.

Bahkan semua yang hadir merasa bahagia. Terlihat wajah berseri seri. Menampakkan kegembiraan. Salah satunya adalah Ketua NU Kota Surabaya KH. Dr. MUHIBBIN.

“Saya merasa bahagia dengan adanya Pelantikan ISNU Cabang Surabaya. Sepertinya ada cahaya muncul di Surabaya. Mengingat NU lahir di Kota Surabaya. Mematahkan stigma NU itu Ormas dari desa. Saya yakin NU makin berkibar di kota,”ujar KH. DR. MUHIBUDIN Ketua NU Surabaya.

Sebagai penutup sambutan adalah tampilnya Ketua Umum Pusat ISNU Dr. ALI MASKU MUSYA, MSi mengatakan, ISNU merupakan Banom NU yang sangat strategis saat ini. Sekarang sudah banyak yang jadi Prof, Dr,  Magister.

Jika hal ini sampai 100 tahun kedepan jumlahnya makin banyak, maka NU akan berkuasa di Indonesia. Karena berbagai ahli disiplin ilmu telah dimiliki. Mengingat kedepan siapa yang menguasai bidang ilmu pengetahuan, maka dialah yang menguasai dunia.

“Untuk itu jika ada kader ISNU  yang kuliah S2 silahkan lanjut ke S3. Karena ini kekuatan kita dimasa depan. Juga perlunya membangun ekonomi. Sehingga kita tidak mudah dibeli pada saat Pilkada maupun Pilpres,”ujar Dr.Ali Masykur Musa, MSi diatas panggung.

Seluruh undangan yang hadir merasa senang mendengarkan pidatonya yang menghujam dan menyadarkan agar menjadi kader ISNU agar memiliki kekuatan aqidah, ilmu dan ekonomi.

Reporter,
Husnu Mufid (Pengurus ISNU Kota Surabaya)

0 Komentar

Terlama